TENTANG
RINDU
Terbangun
aku disepertiga malam
Terasa
jelas dinginnya kali ini
Mengingatkan
aku pada dirimu
Seperti
ini kah? Dinginmu, kala itu....
Sungguh
bosan aku berdebat dengan diriku sendiri
Sudah
malas ku rasa untuk bertengkar dengan logikaku
Meributkan
lebih dingin siapa,
Sepertiga
malam atau dirimu?
Bangun
ku kali ini sudah jelas,
Aku
rindu....
Tak
peduli sekeras apa aku menghindar dan menolak
Tak
bisa ku bohongi diriku
Tak
mampu ku hindari perasaanku ini
Tetap
saja bayangmu selalu datang, lagi, dan lagi....
Terus
menerus seperti itu, selalu....
Seperti
tak tahu malu saja aku
Padahal
sudah jelas kau bilang untuk tidak menunggu
Tidak
berharap, agar kelak aku tidak kecewa
Tapi
biar saja
Untuk
kali ini, sekali lagi
Biarkan
aku mengenangmu
Mengenangmu
dalam tawa
Mengenangmu
dalam sedih dan bahagia yang pernah kita lewati bersama....
Izinkan
aku tenggelam dalam perasaan ini
Agar
ku bawa semua rasa rinduku ke dasar hati dan pikiran
Biarkan
mereka bekerja keras agar selaras hati dan otakku
Kelak
nanti rindu ini akan terkubur dalam ingatanku, sendiri....
Biar
saja aku sendiri yang menanggung beratnya rasa rindu ini
Karena
tak peduli bagaimana cara agar aku dapat melupakan
Tetap
saja hatiku memilihmu
Tetap
saja pikiranku menunjukan bayang-bayang dirimu
Tapi
biarkan rindu ini seperti ini
Biar
saja,
Biarkan
aku mengenangmu dalam rindu.
Rindu
ini....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar